Resep ampuh disayang pasangan dan mertua

Posted by Unknown | Senin, 22 Juli 2013 | Posted in , ,

Pernikahan tidak hanya menggabungkan dua insan anak manusia. Tapi juga menggabungkan dua keluarga. Ketika memutuskan menikah, Anda tidak boleh hanya menyayangi pasangan, tapi juga mertua dan keluarganya. Jika Anda mampu bersikap baik, mereka juga akan menyayangi Anda. Berikut resep disayang pasangan dan mertua:

1. Sayangi mereka
Jika ingin disayangi orang lain tentu Anda harus menyayangi mereka juga. Maka dari itu jangan pelit berbagi kasih dan cinta dengan pasangan dan mertua. Jangan hanya mencintai pasangan Anda saja. Mertua juga berharap Anda bisa sayang layaknya orang tua Anda sendiri.

2. Perhatian
Siapa sih orang yang tidak suka diperhatikan? Bentuk perhatian tidak harus dengan memberi barang mahal dan mewah. Mengunjungi mertua, ikut membantu dalam beberapa kegiatan, menanyakan kabar, ingat pada hari ulang tahunnya adalah bentuk perhatian yang sederhana tapi bermakna. Sikap Anda yang perhatian tentu akan disenangi oleh mertua dan pasangan.

3. Menghormati
Perlakukan mertua layaknya orang tua kandung Anda. Anda harus menghormati dan menghargai mertua. Jangan bersikap seenaknya bahkan melawan. Jika Anda bisa menghormati mertua dengan baik, suami akan sangat respect pada Anda dan timbal baliknya akan menyayangi Anda pula.

4. Memperlakukan pasangan dengan baik
Sebagai istri atau suami, Anda tentu harus memperlakukan pasangan sebaik mungkin. Itu tandanya Anda hormat dan menyayangi dia. Di sisi lain, mertua akan sangat senang dan lega jika menantunya bisa merawat anaknya dengan baik.

5. Merawat anak dengan baik
Bagi Anda yang sudah memiliki buah hati, cara mengasuh dan merawat anak tentu akan dilihat pasangan dan mertua. Jika Anda mampu merawat anak dengan penuh kasih, tentu pasangan dan mertua akan bangga pada Anda.

6. Disiplin dan rajin
Mertua mana yang tidak suka dengan menantu yang rajin bangun pagi, bisa membersihkan dan merapikan rumah serta tidak jorok? Sikap tersebut menandakan Anda mengerti tanggung jawab serta siap berumah tangga. Sebaliknya, jika Anda malas dan jorok, mertua akan khawatir apakah Anda bisa berumah tangga? Pasangan pun juga akan mengeluhkan sikap Anda yang pemalas.

7. Lakukan dengan tulus
Perbuatan yang dilakukan dengan tulus biasanya akan tampak dan bisa bertahan lama. Sayangi pasangan dan mertua dengan tulus jangan pernah mengharap pamrih.

Ikuti tujuh tips di atas agar Anda bisa disayang pasangan dan mertua. [sumber]

Kelebihan menikah dibanding pacaran

Posted by Unknown | | Posted in ,

Semua pasangan yang merajut kasih dalam hubungan pacaran tentu ingin melanjutkan pada jenjang pernikahan. Tapi tak sedikit pula yang masih mengulur waktu untuk menikah karena masih ingin bebas dan belum siap dengan komitmen. Sejatinya, pernikahan justru menguatkan hubungan dan memberi perlindungan pada masa depan Anda. Berikut perbedaan menikah dan pacaran dilansir magforwomen.

1. Komitmen
Pernikahan memerlukan komitmen kuat karena Anda mengambil sumpah di depan semua orang yang Anda cintai serta di hadapan Tuhan. Anda bersumpah untuk saling mencintai dalam sakit dan sehat dalam sebuah upacara yang sakral. Anda berdua bertanggung jawab atas kegagalan atau kesuksesan pernikahan. Sementara pacaran tidak ada ikatan seperti itu jadi Anda bisa bebas, maka tak heran jika banyak remaja yang selingkuh saat berpacaran.

2. Mengakhiri hubungan
Jika Anda ingin bercerai, Anda harus melewati prosedur hukum yang panjang. Selain itu ada banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum bercerai yakni keluarga besar, anak-anak dan sebagainya. Setelah bercerai, baik pria dan wanita masih memiliki tanggung jawab untuk mengurus anak, jadi tidak lepas tangan begitu saja.

Sementara jika ingin memutuskan hubungan pacaran tidak akan serumit ini. Anda bisa mengakhiri lewat telepon, jejaring sosial bahkan bisa putus sambung kapan saja.

3. Ikatan suci
Pernikahan melibatkan dua Individu yang benar-benar saling tergantung dan membutuhkan dan berada dalam ikatan yang suci. Di sisi lain, tidak ada ikatan suci dalam pacaran. Bahkan dalam satu agama, pacaran juga tidak dianjurkan karena dapat memicu terjadinya free sex.

4. Keterlibatan keluarga
Ketika menikah, Anda tidak hanya menikahi pasangan, tapi juga menggabungkan dua keluarga besar yang awalnya mungkin tidak saling mengenal. Sedangkan pacaran, keluarga besar tidak akan banyak terlibat dengan hubungan Anda bahkan tidak peduli.

5. Kemungkinan perselingkuhan
Studi menunjukkan bahwa mereka yang pacaran lebih rentan terhadap perselingkuhan dibandingkan dengan pasangan yang menikah. Penelitian dari Western Washington University menunjukkan bahwa 20 persen dari perempuan kumpul kebo.

Sebuah Survei Seks Nasional, menunjukkan pria yang dalam hubungan pacaran empat kali lebih mungkin selingkuh daripada pria menikah. Itu disebabkan karena pacaran tidak ada ikatan hukum dan agama, sehingga lebih mudah untuk berselingkuh.

6. Aspek hukum
Ada suatu aturan dalam pernikahan dan jika dilanggar dapat dituntut ke jalur hukum atau perceraian. Misalnya tidak memberi nafkah lahir batin, menelantarkan anak, KDRT, perselingkuhan dan lainnya. Sementara dalam pacaran, jika Anda tidak memberi nafkah pada pasangan tidak akan dihukum, karena itu bukan suatu kewajiban.

7. Lebih aman
Anda bisa bebas pergi ke mana pun hingga malam hari tanpa takut dimarahi orang tua atau menjadi gunjingan para warga. Dari segi agama tentu juga lebih baik, karena terhindar dari dosa. Sebab Anda sudah resmi menikah. Berbeda dengan pacaran, Anda akan sering digosipkan terlebih jika sudah pacaran lama tapi tak kunjung menikah.

Setelah mengetahui hal tersebut, apakah terbesit keinginan menikah dalam pikiran Anda? [sumber]

Redaksi

Posted by Unknown | Senin, 01 April 2013 | Posted in , , , , , , , , , , ,

TIM PENGELOLA WEBSITE
TUNJUNG TEJA NEWS
---------------------------------------------------------------
Penanggungjawab
........

Pimpinan Umum 
.......

Pemimpin Redaksi
 .......

Wakil Pemimpin Redaksi
.......

Keuangan
Mira

Sekretaris
Hazmah

Dewan Redaksi
........
........

Web Maintenance
Hamzatul

Humas
......

Reporter
#tekno : ..... #sastra : Lia Meilani #berita : ...... #kuliner : ....... #wisata ; .... #pendidikan : ..... #anak : ...... #gaya hidup : ..... #politik dan negara : ...... #keluarga : ..... #remaja : .... #kesehatan :....... #entertaiment : ....... #science : ..... #islam : .... #olah raga :.... #ekonomi dan bisnis : .... #Umum : Amir


Editor 
Mas Aha
..........


Alamat Redaksi
Jl. Tunjung Teja - Warunggunung Pertigaan
Kec. Tunjung Teja Kab. Serang Prop. Banten 42174
Phone : ........ fax :
E-mail : redaksi.tunjungtejanews@gmail.com

_________________
Bagi anda yang ingn bergabung, silakan tentukan pilihannya ingin dibidang yang mana. Khusus untuk divisi reporter, nanti ada pembagian masing-masing job (tapi masih dalam konfirmasi). Silakan kirim melalui email atau komentar langsung di bawah ini.

Bagi yang belum memiliki akun blog, kamu bisa mengunakan pilihan Anonymous di kotak pilihan.
Format > NAMA > EMAIL > NO HP> PILIHAN > MOTIVASI